Jakarta - Kabar baik! Pemerintah menyediakan fitur tambahan di website covid19.go.id yang memberikan informasi fasilitas kesehatan (faskes) yang melayani vaksinasi Covid-19 secara gratis. Sekarang kita dapat mengecek informasi lokasi Faskes yang layani vaksinasi di seluruh wilayah Indonesia. Caranya mudah, tinggal mampir ke situs web ini https://covid19.go.id/faskesvaksin dan masukan lokasi kita untuk mengetahui faskes terdekat yang melayani vaksinasi COVID-19 di sekitar kita.

Ketersediaan layanan vaksinasi COVID-19 berbeda-beda di setiap lokasi, jadi baiknya hubungi faskes terlebih dulu untuk info lebih lengkap daripada langsung mendatanginya. Yuk, jangan menunda dan menunggu, segerakan divaksinasi COVID-19 bila kesempatannya ada. Cek juga informasi lain mengenai vaksin di https://s.id/infovaksin

Tetap disiplin protokol kesehatan 3M: Memakai masker, Menjaga jarak serta hindari kerumunan, dan rutin Mencuci tangan pakai sabun di air mengalir atau menggunakan hand sanitizer. Untuk informasi terkait COVID-19 kunjungi situs resmi Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional https://covid19.go.id/

Indonesia kembali menerima kedatangan tahap ke-27 vaksin COVID-19, yakni 1,4 juta dosis vaksin produksi Sinopharm pada 16 Juli 2021. Ini adalah tahapan keempat dari rangkaian kedatangan vaksin Sinopharm sebagai bagian dari pengadaan Vaksin Gotong Royong. Penerimaan vaksin ini dilaksanakan oleh Kimia Farma bekerja sama dengan Sinopharm, dengan total suplai sebesar 15 juta dosis vaksin.

Pendanaan Vaksinasi Gotong Royong ini tidak berasal dari APBN, baik untuk pembelian maupun pengiriman vaksin serta pelaksanaan vaksinasinya, juga tidak menggunakan vaksin bagian dari program pemerintah ataupun vaksin hibah dari negara-negara sahabat. Jangan menunda dan menunggu, segerakan divaksinasi COVID-19 bila kesempatannya ada ya, Maiders.

Tetap disiplin protokol kesehatan 3M: Memakai masker, Menjaga jarak serta hindari kerumunan, dan rutin Mencuci tangan pakai sabun di air mengalir atau menggunakan hand sanitizer.

*Sumber: Satgas Covid-19