Jakarta - Tak dipungkiri bahwa anak-anak memang identik dengan mainan. Kebanyakan orang tua juga senang membeli mainan anak yang disuka oleh si kecil. Namun, banyaknya mainan anak yang dimiliki acapkali membawa masalah karena kamar anak menjadi sangat berantakan terlebih jika tidak ada tempat penyimpanan mainan di dalam kamar anak. Box penyimpanan menjadi salah satu barang yang sering sekali para ibu rumah tangga di rumah butuhkan. Box bisa sebagai tempat penyimpanan mainan anak, agar mainan tersebut tidak berantakan dan tertata dengan rapi. Mainan anak-anak, terutama jika memiliki dua anak atau lebih, biasanya akan 'menjajah' rumah. Seluruh mainan ada mulai dari pintu depan hingga dapur. Tercecer di mana pun dan membuat rumah jadi sangat berantakan.

Membuat tempat penyimpanan khusus bisa jadi solusi agar mainan buah hati tidak berantakan, mudah dicari, anak-anak pun jadi termotivasi untuk membereskannya. Bukan hanya soal kerapian atau mainan anak mudah dicari saat akan memakainya lagi, organisasi yang baik juga dapat menjaga kualitas dari mainan anak itu sendiri. Rugi sekali kalau mainan anak jadi mudah rusak hanya karena teledor saat menyimpannya.

Mari simak artikel berikut ini, yang membagi berbagai tips dan ide tempat menyimpan mainan anak dan tempat menyimpan buku anak.

Tips Menyimpan Mainan Anak-anak Yang Benar

Tips menyimpan mainan yang benar, pertama kali adalah simpanlah mainan tersebut di rak yang memiliki penutup kaca. Tujuannya agar mainan tersebut tidak terkena debu, serta lebih terlihat rapi dan indah. Kedua, apabila kamar anak memiliki ukuran lebih kecil serta tidak ada ruang penyimpanan yang terlihat cukup, maka simpanlah mainan di dalam lemari, ataupun di dalam box yang berbentuk satu set dengan tempat tidur. Sehingga, ini bisa memudahkan bagi anak untuk lebih rapi dalam menyimpan mainannya. Ketiga, jika anak masih berusia balita, maka langkah efektif berikutnya adalah letakkan mainan-mainan tersebut di tempat yang tidak berbahaya dan mudah anak jangkau.

Keempat, gunakanlah box dalam bentuk keranjang penyimpanan yang berbahan aman untuk anak, serta letakkan di posisi tempat yang rendah. Terakhir, cara dalam menyimpan mainan anak di rumah, yaitu, cobalah untuk memberikan beberapa mainan yang jarang anak mainkan dan lama tidak anak gunakan kepada anak-anak yang membutuhkan. Selain memberikan amal ibadah untuk diri sendiri, ini cara yang tepat mengajarkan perilaku terpuji untuk anak.

Agar penyusunan box mainan di dalam kamar anak tersusun dengan rapi serta tidak membuat kamar menjadi sempit, maka sebagai seorang ibu sudah saatnya harus berpikir dengan kreatif dan inovatif, untuk mencari rekomendasi box yang lucu dan bagus sebagai tempat penyimpanan mainan anak, namun tetap memperhatikan fungsi dan ukuran box yang akan dipilih.

Berbagai ide berikut ini dapat Anda jadikan inspirasi untuk membuat kamar anak menjadi lebih teratur dan rapi. Anda dapat memanfaatkan benda-benda yang mudah didapat atau bahkan sudah ada di rumah.

Rak sepatu gantung. Lemari tempat boneka bukan satu-satunya tempat yang bisa dipakai untuk menyimpan boneka. Anda bisa memanfaatkan rak sepatu gantung. Ada banyak variasi rak sepatu gantung yang bisa didapat dengan harga terjangkau. Alih-alih mengisinya dengan sepatu, Anda bisa mengisinya dengan boneka. Gantung rak sepatu di balik pintu kamar tidur anak. Praktis dan menghemat ruang!

Keranjang plastik. Keranjang plastik dapat dimanfaatkan menjadi tempat penyimpanan mainan anak. Pilih beberapa keranjang dengan ukuran sedang. Anda dapat mengajarkan anak untuk menyortir mainan sesuai jenisnya. Misalnya mobil-mobilan dimasukkan ke keranjang berwarna merah, robot dimasukkan ke keranjang berwarna biru, dan seterusnya.

Stoples atau kaleng bekas. Manfaatkan stoples atau kaleng bekas untuk menyimpan mainan berukuran kecil, misalnya potongan Lego. Anda juga bisa menyimpan krayon atau pensil warna di dalamnya. Pastikan Anda memilih bahan stoples dari plastik sebagai tempat menyimpan mainan anak karena tidak berisiko pecah.

Memasang gantungan (hook). Pasang sederet gantungan di tembok atau di balik pintu, lalu gantungkan kantong atau tas dengan ukuran yang tidak terlalu besar. Akan lebih baik jika Anda menggunakan kantong transparan/tembus pandang karena isi kantong mainan dapat dengan mudah dilihat anak.

Kotak file. Manfaatkan beberapa kotak file sebagai tempat menyimpan buku anak. Pisahkan buku menurut kategori misalnya buku cerita bergambar, buku referensi informasi, dll.

Kotak bekas. Anda bisa juga memanfaatkan berbagai kotak bekas yang bisa dipakai untuk menyimpan mainan. Ide cara membuat box penyimpanan barang bisa Anda tiru, misalnya dengan memanfaatkan kotak bekas sepatu, kotak sereal, atau berbagai kotak bekas barang elektronik. Melapisi kotak bekas dengan kertas kado bermotif hewan favorit anak adalah salah satu cara membuat box penyimpanan barang yang praktis!

Dalam memilih ukuran tempat penyimpanan mainan, disarankan untuk memilih ukuran yang tidak terlalu besar. Menyimpan mainan di tempat berukuran besar akan menyulitkan anak untuk mencari mainan yang diinginkannya karena mungkin berada jauh di bawah. Saat mencari mainan, anak malah akan membongkar seluruh isi tempat penyimpanan, yang mengakibatkan kamar lebih mudah berantakan. Pertumbuhan si kecil yang pesat menyebabkan kebutuhannya terus beganti-ganti, termasuk mainan anak yang ia gunakan.

Agar mainan anak yang tidak lagi terpakai tidak memenuhi ruang penyimpanan, mainan tersebut bisa didonasikan kepada anak-anak yang lebih membutuhkan. Dengan cara ini, kamu jadi bisa mengajarkan anak untuk berbagi sejak dini. Sudah siap mengajak si kecil mengikuti langkah-langkah di atas? Semoga kalian jadi lebih semangat untuk merapikan mainan yang menumpuk di rumah, ya!

Sedang mencari Asisten Rumah Tangga(ART)? Lengkapi kebutuhan Anda bersama Maimaid! Maimaid aplikasi pencari pekerja rumah tangga profesional online seperti Asisten Rumah Tangga (ART), Babysitter, Supir Pribadi dan Butler. Dengan aplikasi yang mudah ini , dijamin kebutuhan Anda akan terbantu dengan jenis layanan yang aman dan nyaman bersama Maimaid!

Tunggu apa lagi? Yuk, wujudkan kebutuhan rumah bersama Maimaid!

*Sumber: Maimaid Team