Jakarta - Sparkling water adalah minuman yang banyak ditawarkan di restoran atau kafe. parkling water sering dianggap sebagai pengganti soda yang baik, sehat, dan menyegarkan. Banyak yang menganggap sparkling water dan soda adalah dua jenis minuman yang sama. Dari sisi kandungan karbonasi keduanya memang ditemukan mirip. Akan tetapi, mana yang lebih baik di antara keduanya? Soda atau sparkling water?

Sparkling water adalah air yang berkarbonasi atau mengandung gelembung gas karbondioksida. Ada dua tipe sparkling water, yaitu sparkling water alami dan sparkling water buatan. Sparkling water alami diambil dari sumber mata air asli yang sejak awal telah berkarbonasi serta mengandung berbagai mineral dan senyawa sulfur.

Sementara sparkling water buatan merupakan air minum yang diberikan tambahan karbondioksida menggunakan mesin bertekanan. Beberapa produk sparkling water buatan juga mengandung tambahan mineral serta gula atau sirup tinggi fruktosa.

Perbedaan minuman karbonasi dengan soda

Pada dasarnya, sparkling water adalah cairan jernih, tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa yang secara alami mengandung karbon dioksida. Gelembungnya berasal dari mata air asli atau dari sumur dengan karbonasi alami. Walaupun memang ada beberapa produsen yang menambahkan karbon dioksida supaya airnya lebih berbuih.

Sementara air soda, atau yang juga dikenal dengan soft drink, memiliki kandungan pemanis buatan, pengawet, dan garam. Sekilas, minuman karbonasi jauh lebih sehat dibandingkan dengan soda. Apakah benar begitu? Ternyata, tidak semua minuman tersebut bagus untuk kesehatan karena ada beberapa yang sudah ditambahkan zat lain.

Bahaya Minum Sparkling Water Dibanding Air Putih Biasa

Meminum air berkarbonasi (sparkling beverages) terasa lebih segar daripada air putih biasa. Di balik kesegaran minuman berkarbonasi tersebut pernahkah Anda bertanya, apakah sparkling water baik untuk kesehatan dibandingkan air putih biasa? Minuman berkarbonasi memiliki beberapa nama populer. Di Amerika Serikat contohnya dikenal dengan nama soda, soda pop. Di Inggris minuman ini dikenal dengan fizzy drinks. Sementara, orang-orang Irlandia menyebutnya Minerals. Air berkarbonasi seolah menjadi alternatif bagi orang-orang yang tidak suka air putih, tetapi tetap ingin terhidrasi sepanjang hari. Yang jadi masalah adalah apakah minuman bergelembung sama baiknya untuk tubuh seperti halnya air biasa? 

Namun, minuman-minuman tersebut telah ditambahkan sodium, vitamin, atau pemanis. Jadi, penting untuk membaca label sebelum meminumnya. Ada beberapa masalah kesehatan umum terkait minuman air berkarbonasi. Contohnya, air berkarbonasi meluluhkan kalsium dari tulang bisa menyebabkan batu ginjal dan mengupas lapisan email gigi. Meski demikian, tidak ada penelitian klinis yang mendukung efek air berkarbonasi tersebut. Kendati air artifisial berkarbonasi sedikit lebih asam daripada air putih biasa, dia tidak asam seperti minuman soda bergula. Tampaknya tidak signifikan merusak email gigi. Studi pada 2001 yang diterbitkan dalam Journal of Rehabilitation membandingkan pengaruh air mineral berkarbonasi dengan air putih biasa di gigi manusia.

 Studi tersebut mencatat bahwa minuman berkarbonasi bukan merupakan faktor penting yang dapat mengerosi email gigi. Satu-satunya masalah dari menenggak air bergelembung ini adalah, beberapa orang dapat bergas dan bersendawa. Terutama saat mereka minum dengan cepat, kata Ruth Frechman, ahli diet yang juga penulis buku The Food Is My Friend Diet.

Frechman juga memperingatkan, air soda bukan yang terbaik untuk diminum pasca-latihan. Gelembung dapat menciptakan rasa kenyang, menyebabkan beberapa orang kurang minum.

Manfaat Sparkling Water bagi Kesehatan

Jika Anda tidak suka minum air biasa, sparkling water yang bebas gula dan kalori bisa menjadi pilihan tepat. Minuman ini bisa membantu mencegah dehidrasi layaknya air biasa, tetapi memberikan sensasi gelembung yang menyenangkan. Selain itu, sparkling water juga menawarkan beberapa manfaat lain bagi kesehatan tubuh, di antaranya:

  1. Mengontrol berat badan
  2. Meredakan sembelit
  3. Meningkatkan kemampuan menelan

Untuk mendapatkan manfaat sparkling water dan menghindari dampak negatifnya bagi kesehatan tubuh, pastikan Anda selalu membaca tabel nutrisi pada kemasan minuman ini.

*Sumber: Alodokter