Jakarta - Sebagian besar orang yang takut disuntik karena tidak mau merasakan rasa sakitnya. Rasa sakit dan nyeri timbul setelah disuntik sebenarnya adalah efek samping dari tindakan medis tersebut. Hal ini juga tergantung dengan jenis obat yang disuntikkan ke dalam tubuh. Jika Anda baru saja disuntik vaksin, rasa nyeri umumnya akan bertahan hingga sehari atau dua hari. Reaksi tersebut adalah reaksi alergi yang biasanya menimbulkan gejala, seperti kulit menjadi gatal, kemerahan, atau justru mengalami pembengkakan. Namun tenang, reaksi ini bisa hilang dengan sendirinya, seiring dengan berjalannya waktu.

Nyeri setelah disuntik vaksin merupakan hal yang wajar. Menurut laporan yang dikutip dari Livestrong, rasa nyeri tersebut merupakan respons alami tubuh terhadap suntikan jarum pada otot deltoid, serta bahan kimia yang ada di dalam jarum suntik. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), rasa tidak nyaman pasca vaksinasi menjadi tanda bahwa tubuh sedang membentuk perlindungan terhadap virus Corona.

Berikut enam gerakan bahu yang bisa Anda coba saat mengalami nyeri usai menerima vaksin Covid-19, dikutip dari LiveStrong.

  1. Putar bahu
  • Rentangkan lengan Anda lurus ke samping setinggi bahu, dengan telapak tangan menghadap ke depan.
  • Putar lengan Anda secara perlahan membentuk lingkaran kecil ke belakang.
  • Lakukan semua repetisi, lalu ulangi dengan gerakan melingkar ke depan.
  1. Tekan bahu
  • Rentangkan lengan Anda lurus ke samping setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke depan.
  • Tekuk siku kedua lengan Anda seolah membentuk huruf 'U'
  • Perlahan tekan lengan Anda ke atas sampai siku Anda lurus.
  • Berhenti sejenak, lalu turunkan lengan Anda kembali secara perlahan ke posisi huruf 'U'
  1. Sideways Overhead Sweep
  • Biarkan lengan Anda menggantung di sisi tubuh dengan telapak tangan menghadap ke depan.
  • Jaga siku Anda tetap lurus, perlahan-lahan gerakan lengan Anda ke bawah dan kemudian ke atas.
  • Berhenti sebentar, lalu turunkan lengan Anda kembali ke sisi tubuh secara perlahan.
  1. Forward Overhead Sweep
  • Biarkan lengan Anda menggantung di sisi tubuh dengan telapak tangan menghadap tubuh Anda.
  • Jaga siku tetap lurus, perlahan gerakan lengan ke depan lalu ke atas.
  • Berhenti sebentar, lalu turunkan lengan Anda kembali ke sisi tubuh secara perlahan.
  1. Side to Front Reach
  • Rentangkan lengan Anda lurus ke samping setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke bawah.
  • Bawa lengan Anda ke depan sampai ibu jari Anda hampir bertemu.
  • Berhenti sebentar, lalu rapatkan bahu Anda untuk merentangkan lengan ke samping.
  1. Wall Walk
  • Berdirilah sekitar satu langkah kaki dari dinding. - Letakkan telapak tangan Anda pada ketinggian bahu, dengan siku ditekuk.
  • Perlahan geser atau jalankan tangan Anda ke atas dinding sampai lengan Anda terulur sepenuhnya.
  • Berhenti sejenak, lalu balikkan gerakan secara perlahan untuk mengembalikan tangan Anda setinggi bahu.
  • Ulangi di sisi lain, jika diinginkan.

Jika bahu Anda sangat nyeri, Anda dapat meletakkan lengan lainnya di bawah siku untuk menopang. Sebelum disuntik, ada baiknya jika Anda meminta suntikan vaksin atau suntik untuk pengobatan dilakukan pada lengan yang lebih jarang Anda gunakan untuk berkegiatan. Tujuannya, untuk mengurangi rasa sakit pada lengan setelah disuntik. Misalnya, jika Anda lebih sering menggunakan tangan kanan Anda untuk beraktivitas, seperti menulis, mengemudi, makan, dan gerakan aktif lainnya, sebaiknya minta dokter atau perawat melakukan suntik pada tangan kiri Anda.

Hal ini sebaiknya dilakukan karena jika suntikan diberikan pada tangan yang digunakan untuk melakukan berbagai kegiatan aktif, otot Anda dikhawatirkan akan terasa semakin sakit. Selain itu, berusalah untuk mengurangi tegangan atau tekanan pada tangan yang mendapat suntikan dan lakukan gerakan tangan ringan dan perlahan sehingga Anda membantu menyebarkan vaksin mengalir ke seluruh bagian tubuh Anda.

*Sumber: LiveStrong