Jakarta - Akhir-akhir ini ada istilah baru yang sering dipakai anak-anak muda, yakni Ghosting. Istilah ini merupakan keadaan di mana pasangan atau gebetan kamu menghilang tanpa penjelasan layaknya hantu. Sehingga, meninggalkan luka dan kepedihan yang begitu mendalam di hati kamu. Ghosting dalam sebuah hubungan adalah hal yang berat dan sulit untuk dilenyapkan.  Menurut Clare Prendergast, konselor lembaga Relate yang memberikan konseling untuk pasangan, ghosting adalah kondisi ketika seseorang yang pernah menjalin hubungan dengan Anda tiba-tiba menghentikan semua kontaknya dengan Anda.

Fenomena ini bisa terjadi pada siapa saja, kapan saja, dan dimana saja, maka dari itu dalam menjalani hubungan pertemanan atau percintaan dengan seseorang Anda harus selektif dan hati-hati ya, Maiders. Apa yang harus dilakukan saat jadi korban ghosting? Ini 7 cara tetap tenang saat jadi korban ghosting!

Baca juga: Plus Minus Punya Sifat Temperamen Buruk, Apakah Kamu Salah Satunya?

  1. Tahan dulu sebelum menghubunginya lagi

Apakah ia tidak lagi membalas chat atau teleponmu? Tahan dulu keinginan menghubunginya kembali. Berapa lama ia mendiamkanmu? Jangan panik dan meninggalkan puluhan pesan dan panggilan tak terwajab yang terkesan desperate. Beberapa jam? Mungkin ia sedang sibuk. Sudah lewat sehari? Coba beri ia waktu beberapa hari lagi sambil pikirkan ulang, apakah Anda masih mau menghubunginya lagi?

  1. Hubungi lagi, tetapi jangan libatkan emosi

Bila setelah beberapa hari ia masih belum membalas, coba kirimkan lagi sebuah pesan santai, tetapi jaga agar tetap tenang. Jangan mengirimkan pesan panjang dan emosional. Coba tanyakan kabarnya atau ajak ia mengobrol seperti biasa. Bila ia masih juga tidak membalas, meskipun masih aktif di media sosial, saatnya menuju langkah ketiga.

  1. Hentikan komunikasi

Tidak perlu lagi menghubungi/mencarinya. Anda sudah mengirimkan lebih dari cukup dan bila ia tidak juga membalasnya, ia telah menunjukkan sikapnya. Tidak perlu mencoba memaksakan komunikasi lagi.

  1. Jangan buat alasan untuknya

Bila sudah lebih dari sekali ia mendiamkan Anda, ambil ini sebagai jawaban pertanyaan Anda, ia tidak ingin lagi berhubungan dengan Anda, meskipun dengan cara ghosting yang terkesan pengecut. Tidak perlu mencari-cari dan membuatkan alasan tentang sikapnya. Bila ia ingin menghubungi Anda dan bila ia punya itikad baik, ia akan menghubungi Anda. Kepergiannya dari hidupmu adalah keputusannya dan bukan salah atau tanggung jawabmu.

  1. Bicaralah pada teman yang bisa dipercaya

Ceritakan pada teman yang Anda percayai, minta pendapat mereka. Bila mereka tidak bisa memberikan saran pun, Anda akan lebih lega setelah mencurahkan isi hati pada orang lain.

  1. Ketahui bahwa ini bukan salah Anda

Jangan meragukan diri sendiri dan berspekulasi bahwa ini adalah salah Anda. Sikapnya bukan berarti ada yang salah pada Anda, tetapi pada dirinya. Kepergiannya bukan karena Anda tidak layak dicintai, bukan juga berarti bahwa Anda tidak menarik. Ini 100% keputusannya, tidak ada hubungannya dengan Anda.

  1. Jangan jadikan trauma

Anda tidak perlu buru-buru mencari pengganti setelah di-ghosting, terutama bila Anda belum siap. Coba hadapi dulu perasaan Anda, apa yang Anda rasakan dan apa yang Anda inginkan dari hubungan selanjutnya. Jadikan pelajaran boleh, tetapi jangan jadikan trauma dan menutup diri, orang selanjutnya yang dekat dengan Anda belum tentu akan bersikap sama.

Ghosting memang menyebalkan dan membuat Anda kecewa tetapi jangan pernah mengunggah kata kasar di sosial media. Karena teman-temanmu di sosial media akan mengetahui permasalahan dengan si dia dan bisa jadi bahan obrolan. Seperti yang diketahui, apapun yang telah diunggah di media sosial meskipun sudah dihapus oleh pemilik akun, tetap saja akan meninggalkan jejak digital yang selamanya akan susah dihapus.

Ada banyak orang yang memaklumi perilaku ghosting untuk keadaan tertentu. Sebagai contoh, jika seorang pasangan kencan daring mulai mendiamkan Anda, sebaiknya menjauhlah dan lupakan dia ya. Lebih baik waktu Anda digunakan untuk memperbaiki diri, seperti melakukan make up, menata rambut atau kegiatan yang bisa membuatmu terlihat luar biasa.

*Sumber: Womantalk