JAKARTA - Australia dikabarkan akan memboyong 472 atletnya untuk mengikuti Olimpiade yang akan di gelar di Tokyo.

Dikutip dari Reuters, Selasa (6/7/21) hal ini disampaikan oleh Komite Olimpiade Australia (AOC), secara keseluruhan tim terdiri dari 254 perempuan dan 218 laki-laki, yang akan bertanding dalam 33 cabang olahraga.

Dikabarkan, para atlet ini sudah berada di Jepang untuk melakukan persiapan terakhir menjelang Olimpiade yang sebelumnya telah mengalami penundaan karena pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia.

BACA JUGA: Atlet Indonesia Berhasil Bawa Pulang Medali Emas Piala Dunia Panjat Tebing 2021

Chef de Mission Ian Chesterman memberikan penghormatannya untuk para atlet, karena penundaan dan lingkungan global menghalangi mereka untuk menjadi bagian dari tim ini.

"Apakah itu karena cedera dan pensiun, kurangnya akses yang aman ke acara kualifikasi atau mengalami keadaan pribadi yang sulit. Saya bisa berjanji kepada para atlet bahwa tim ini membawa warisan dan kontribusi di hati mereka sampai ke Tokyo dan ke panasnya kompetisi Olimpiade," tambahnya.

Dalam Olimpiade Tokyo ini, petenis Ash Barty menjadi sorotan karena ia merupakan petenis nomor satu dunia.

Diketahui, nantinya Mary Hanna yang saat ini berusia 66 tahun dan merupakan atlet berkuda akan menjadi pesaing Olimpiade tertua dari Australia. Dia akan bersaing dengan Andrew Hoy yang memegang rekor nasional Olimpiade kedelapan pada usia 62 tahun.

Sedangkan, perenang Mollie O'Callaghan yang berusia 17 tahun menjadi anggota tim termuda dan salah satu dari 294 atlet Australia yang melakukan debut Olimpiade di Tokyo.

Untuk menjamin para atlet dan delegasinya tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, Australia akan mengirimkan 75.000 masker sekali pakai dan 544 botol hand sanitizer ke Jepang.